Kamis, 09 Juli 2015

Tips dan Triks Lulus Sertifikasi Dosen (Serdos)

Tips dan Triks Lulus
Sertifikasi Dosen (Serdos)
(mengambil pelajaran
dari yg sudah lulus serdos)


Tulisan ini dibuat tanpa maksud mengurui siapa2 tetapi untuk saling berbagi
sesama dosen yang  sangat mendambakan lulus serdos.



Tulisan
ini dibuat berdasarkan pengalaman kami didalam proses mengikuti berbagai
tahapan pada kegiatan Sertifikasi Dosen 2013. Tidak seperti Sertifikasi Dosen
tahun-tahun sebelumnya, kegiatan sertifikasi Dosen 2013 menambahkan beberapa
syarat yaitu:



1.
Test of English
Proficiency (TOEP) yang terdiri dari Listening (50 butir soal) dan Reading (50
butir soal)

2. Test Potensi Akademik (TPA) 100 soal

3. Publikasi karya ilmiah/seni minimal 3 (dengan bobot 18/100 pada penilaian
deskripsi diri)



Saran:

Walaupun anda sudah pernah test TOEFL maupun sejenisnya, bagusnya ikuti saja
test TOEP dan TPA, dari pada mengalami kesulitan pada tahapan berikutnya, pada
tahun 2013 beberapa peserta diwajibkan test ulang akibat sertifikat TOEFL atau
lainnya diragukan keabsahannya.





Bagi rekan-rekan dosen yang memiliki potensi untuk menjadi peserta Sertifikasi
Dosen 2014 (S2, Dosen tetap minimal 2 tahun,  memiliki NIDN, memiliki
jabatan fungsional minimal Asisten Ahli,
 memiliki SK Impassing,
dan Aktif Mengajar dengan
 BKD minimal 12 SKS), tentu saja sudah harus mempersiapkan diri
dengan :
1.    
Memastikan data anda
di Pangkalan Data Perguruan Tinggi (http://forlap.dikti.go.id), telah terupdate
dengan baik, baik NIDN, jabatan fungsional, pendidikan tertinggi (misalnya
sudah lulus S2, tetapi masih S1), status ikatan kerja (misalnya Dosen Tetap,
tetapi ditulis Dosen Tidak Tetap), dan status Aktifitas (misalnya Aktif
Mengajar, tetapi ditulis Tugas Belajar, atau Tidak Aktif). (hubungi operator
perguruan tinggi anda), Riwayat mengajar minimal 12 SKS. Baca penyebab nama ada di D1 tetapi lenyap di D3.
2.    
Memiliki SK Impassing
atau pengakuan kesetaraan golongan bagi dosen PTS. (jika belum ada hubungi
kopertis wilayah anda), jika telah ada segera minta operator perguruan tinggi
untuk segera diupload, jika tidak data anda tidak akan muncul didaftar D1
(elegible untuk serdos),
 pada periode sebelumnya
dosen muncul dulu didaftar D1 baru urus impassing dan upload, tetapi sekarang
dosen harus upload impassing dulu baru bisa masuk daftar D1
.
3.    
Melakukan publikasi
karya ilmiah baik melalui jurnal lokal, jurnal nasional, jurnal nasional
terakreditasi, jurnal internasional, maupun melalui prosiding seminar lokal,
seminar nasional, dan seminar internasional (masing-masing jenis publikasi
memiliki bobot penilaiannya yang berbeda), sebaiknya publikasi karya
ilmiah/seni tersebut dapat ditelusuri secara online, dan pastikan benar-benar
hasil karya sendiri, baca
 Dosen
Gagal Sertifikasi Jika Karya Ilmiah Mirip 60-70%
4.    
Bagi rekan-rekan yang
memiliki keterbatasan Bahasa English, segera siapkan diri dengan membentuk
kelompok belajar yang dibimbing oleh dosen Bahasa English di perguruan tinggi
anda, perkuat diri dengan mengerjakan soal-soal terutama dibagian Listening dan
Reading, persiapan ujian TOEP tidak dapat dilakukan secara instan, tetapi
membutuhkan waktu 2-3 bulan untuk mencapai hasil yang baik.
5.     Melakukan latihan
mengerjakan soal-soal TPA, dan memperkuat diri melakukan latihan penjumlahan,
pengurangan, perkalian, dan pembagian sederhana tanpa menggunakan kalkulator.
6.     Mempersiapkan Curriculum
Vitae anda sekarang juga, sehingga ketika pengisian Online tinggal copy paste
saja. (
Contoh CV untuk serdos)
7.    
Mempersiapkan Deskripsi
Diri yang diketik dengan Notepad dengan mengaktifkan fitur word wrap pada menu
Option pilih word wrap
 (pengalaman teman saya
yang ketik pakai word processor ketika copy paste, perlu dirapikan kembali
secara manual). Baca beberapa contoh deskripsi diri yang pernah dibuat peserta
lainnya, kemudian buatlah versi Deskripsi Diri anda sendiri (jangan copy paste,
dan pasti tidak lulus), masing-masing point minimal 150 kata. (ContohDeskripsi Diri untuk serdos, jangan dicopy paste, pasti tidak lulus
:), lihat bagian deteksi kemiripan Deskripsi Diri, dan baca berita
 Awas,Gagal Serdos Karena Copas 
Kelengkapan
lainnya:
1.   Siapkan semua sertifikat kepersertaan dalam Seminar
Ilmiah, baik sebagai peserta, maupun pemakalah. (scan dan simpan dengan nama
file yang jelas dan format jpg, misalkan SertifikatSeminar....jpg), scan cukup
dengan 150 DPI, karena akan mempengaruhi ukuran file, dan kecepatan upload
nantinya.
2.   Siapkan dokumen pdf makalah publikasi ilmiah yang pernah
anda lakukan (bagi yang belum dapat ditelusuri online), jika yang dapat
ditelusuri online cukup alamat link.
3.   Siapkan pas foto berwarna anda dengan ukuran 4x6 dan
teman atau pihak yang dapat membantu anda menganti warna latar belakang foto,
contoh: sebagai peserta laki-laki pada saat pembuatan kartu ujian TOEP dan TPA
diminta latar belakang merah, tetapi pada saat pengisian portofolio diminta
latar belakang biru sehingga jangan hal sepele ini memecah konsentrasi anda.
Cermati jadwal-jadwal
berikut untuk Serdos Tahap I 2015:
1.    
Data D3 sebagai calon
peserta Serdos diunggah pada tanggal I Juni 2015 melalui laman
http://serdos.dikti.eo.id. 
2.     PTN/Kopertis/Kementerian
Mitra melakukan verifikasi data D3 mulai tanggal 2 Juni 2015 sampai dengan
tanggal l5 Juni 2015.
3.    
Penetapan Data D4
menjadi DYS pada tanggal 18 Juni 2015
4.    
Bagi DYS yang belum
memiliki skor tes Kemampuan Berbahasa Inggris dan Kemampuan Dasar Akademik,
dapat mengikuti tes yang diselenggarakan oleh PLTI yang dapat diakses di laman
http://plti.or.id. 
5.    
DYS melakukan
pengisian Portofolio dan validasi Diskripsi Diri dari tanggal 18 Juni 2015
sampai dengan tanggal 10 Juli 2015. 
6.    
Penilaian portofolio
dijadwalkan mulai tanggal 14 Juli 2015 sampai dengan tanggal 7 Agustus
2015. 
7.    
Yudisium Intemal oleh
PTPS tanggal 10 Agustus 2015 dan Yudisium Nasional tanggal 12 Agustus 2015,
hasilnya akan diumumkan secara nasional pada tanggal 13 Agustus 2015. 
Persiapan
mengikuti test TOEP dan TPA:
 

2. Siapkan pas foto 4x6,
discan dan simpan dalam file format jpg (cukup 150 dpi), bila perlu siapkan dua
warna latar belakang merah, dan biru.
3. Isikan data lengkap sesuai KTP, karena pada saat ujian
akan diperiksa KTP.
4. Print Kartu Ujian, karena perlu dibawa saat ujian
5. Setiap hari rajin login untuk melihat apakah jadwal ujian
telah keluar.
6. Lakukan kunjungan ke lokasi ujian (sampai ruang LAB) satu
hari sebelum ujian.
7. Lakukan latihan perhitungan sederhana seperti
penjumlahan, perkalian, pembagian, pecahan karena tidak boleh pakai kalkulator.
8. Hal yang perlu dibawa
pada hari Ujian adalah : Kartu Ujian, Lembar Username dan Password, KTP, Pen
dan Kertas coret untuk test TPA (beberapa soal perlu perhitungan, dan logika),
laptop maupun tas tidak perlu dibawa, karena tidak boleh dibawa masuk.
9. Datang paling lambat
1/2 jam sebelum jadwal.
10. Banyak istirahat 1 hari sebelum ujian, karena test cukup
melelahkan dan makan konsentrasi (bila perlu minum vitamin :).
Test TOEP
Listening  45-50 menit, dan Reading 60 menit, keseluruhan waktu test
105-110 menit. Tidak ada istirahat ataupun jeda waktu antara kedua test. Soal
Listening hanya disajikan sekali (tidak diulang), Maka ketika peserta telah
pindah ke soal berikutnya, maka tidak dapat kembali lagi. Jadi perbaikan tidak
dimungkinkan lagi. Pada soal-soal Reading, peserta dapat kembali ke soal-soal
sebelumnya untuk melakukan koreksi kalau waktu yang tersedia masih mencukupi.
Skor hasil test akan dimunculkan dilayar begitu test berakhir (diakhiri oleh
peserta, ataupun habis waktu). Tidak ada pengurangi nilai atas jawaban yang
salah, jadi seharusnya peserta menjawab semua soal tanpa takut pinalti.



Bahan
untuk latihan Toefl, jika anda menguasai materi-materi ini, maka saya yakin tes
TOEP tidak menjadi masalah bagi anda
Daftar Portal terkait
serdos:

1.
 Portal
pendaftaran test TOEP dan TPA


2.
 Portal
pengisian portofolio serdos 




* Buat tim bersama beberapa teman yang juga mengikuti serdos.

* Kalau dari perguruan tinggi anda hanya anda sendirian, cobalah buat tim
dengan peserta dari PT (cari teman pada saat test TOEP dan TPA).

*
Jika anda kurang mahir internet, cari dosen/teman yang mahir internet untuk
membantu anda kalau ada kendala pada saat pengisian portofolio.



* Hubungi teman yang serdos 2014 untuk membimbing anda. Jangan yang dibawah
tahun 2013, karena mereka tidak merasakan pengalaman serdos 2014 yang lebih
kompleks (test TOEP, TPA, dan kewajiban publikasi karya ilmiah).
Fakta Terkait Kelulusan
Data
yang diolah dari hasil serdos 2013 salah satu kopertis. Lulus (49%) dan Tidak
Lulus (51%) adapun penyebab ketidaklulusan adalah sebagai berikut ini:
1.            
Nilai Gabungan (36%)
2.            
Nilai Deskripsi Diri
(23%)
3.            
Deskripsi Diri tidak
konsisten (19%)
4.            
Menunggu diproses PTPS
(belum ada nilai TPA dan TOEP) (6%)


Tabel
Kelulusan Serdos Gel 1 2014 dari salah satu Kopertis
, dengan fakta
banyak yang tidak lulus dengan Vonis K (karena pengisian salah satu butir tidak
lengkap/dibawah 150 kata, atau karena ada kemiripan deskripsi diri)



Syarat kelulusan dari
 buku II
petunjuk serdos 2014
:
1.            
Nilai
Deskripsi Diri (DD) >= 4.0
 (hasil rerata dari 2 Asesor), yang dinilai berdasarkan deskripsi
diri yang memuat 5 (lima) unsur yaitu pengembangan kualitas pembelajaran (bobot
28/100), pengembangan keilmuan/keahlian (bobot 34/100), pengabdian kepada
masyarakat (bobot 16/100), manajemen pengelolaan institusi (12/100),
peningkatan kualitas kegiatan mahasiswa (bobot 10)
 (semua point harus diisi minimal 150 kata, jika
salah satu pertanyaan kosong, maka DD dinyatakan tidak bisa dinilai, yang
artinya tidak lulus)
. Kemudian juga
ditambah Curriculum Vitae, sertifikat TOEP, TPA, dan publikasi karya ilmiah
(lebih disukai bukti-bukti yang dapat ditelusuri online, kalau tidak lampirkan
scan cover, daftar isi, dan makalah, sertifikat pemakalah).
2.            
Skor
Perseptional (SP) >= 4.5 dan Rerata masing-masing komponen >= 4.0,
SP dihitung dari rerata 10 (sepuluh) penilai,
yang terdiri dari 5 orang mahasiswa, 3 dosen sejawat, 1 orang atasan, dan diri
sendiri (dosen yang disertifikasi). Masing-masing komponen terdiri dari
pedagogi, profesional, kepribadian, dan sosial.
3.            
Konsistensi
Nilai Deskripsi Diri (DD)
,
dilakukan dengan membandingkan antara Nilai DD, dengan Skor Perseptional (SP).
 Jika Nilai DD Tinggi sedangkan  Skor
Perseptional Rendah ataupun sebaliknya maka dianggap tidak konsisten (tidak
lulus)
. Kriteria dihitung
dengan (nilai DD/7 x 100%), dan (nilai SP/7 x100%), kriteria tinggi jika
diperoleh 70% keatas, kriteria sedang jika diperoleh 50% sampai 69.99%,
kategori rendah jika dibawah 50%.
4.            
Nilai
Gabungan (NGB) > 4.0
,
NGB = (2 x NAP + 2 x NKP + NPS + NBI + NPA)/7, yang terdiri dari NAP (jabatan
akademik dan pendidikan), NKP (nilai kepangkatan), NPS (nilai rerata skor
perseptional), NBI (Nilai angka kemampuan bahasa English), dan NPA (Nilai angka
TPA). Jelasnya lihat halaman 11-15 buku II serdos 2014.
Analisa SWOT
Kenali kembali diri
anda dengan menggunakan analisa SWOT , sehingga anda dapat melihat
faktor yang dapat mengagalkan kelulussan serdos, dan memilih strategi untuk
lulus Serdos 2014.


 Gambar . Analisa SWOT dan Ancaman Kegagalan Serdos





Gambar 4. Analisa SWOT dan Strategi Kelulusan

Skenario Kelulusan 1:
Peserta lulusan S1
(umur 60 tahun dan masa kerja sebagai dosen 30 tahun), Asisten Ahli, Gol III/A,
Score TOEP = 55, dan TPA = 54 maka:

NAP =3.0

NKP = 4.0

NBI = 4 (46-55 dapat score NBI = 4, lihat halaman 11 pada buku II serdos 2014)

NPA = 4 (45-54 dapat score NPA = 4.0, lihat halaman 11, pada buku II serdos
2014)

Maka perlu mengoptimalkan:

Nilai DD minimal 4.0 (kriteria Sedang 4/7 x 100% = 57%)

Nilai PS minimal 6.5, dan masing-masing komponen >= 4.0 (kriteria Tinggi
6.5/7 x 100% = 92%)

Sehingga :
·                    
Nilai DD (lulus >=
4.0)
·                    
Nilai  PS (lulus
>= 4.5, dan masing-masing komponen >= 4.0)
·                    
Konsistensi nilai DD (lulus, Sedang dan Tinggi)
·                    
NGB =  (2 x 3.0 +
2 x 4.0 + 6.5 + 4 + 4 )/7 = 28.5/7 = 4.071
·                    
Nilai Gabungan (lulus, NGB > 4.0, dimana 4.071 >
4.0)
Catatan:
Apakah mungkin mendapatkan nilai PS dengan nilai re-rata 6.5?, artinya nilai
setiap point adalah 6 atau 7, tetapi saya yakin kalau sudah mengabdi 30 tahun
harusnya jabatan fungsional minimal sudah Lektor, dan Golongan IV/a, tetapi
biasanya terancam di nilai TOEP dan TPA.
 
Skenario Kelulusan 2:
Peserta
lulusan S2, Asisten Ahli, Gol III/A, Score TOEP = 55, dan TPA = 54 maka:

NAP = 4.0

NKP = 4.0

NBI = 4 (46-55 dapat score NBI = 4, lihat halaman 11 pada buku II serdos 2014)

NPA = 4 (45-54 dapat score NPA = 4.0, lihat halaman 11, pada buku II serdos 2014)

Maka perlu mengoptimalkan:

Nilai DD minimal 4.0 (kriteria Sedang 4/7 x 100% = 57%)

Nilai PS minimal 4.5, dan masing-masing komponen >= 4.0 (kriteria Sedang
4.5/7 x 100% = 64%)



Sehingga :
  • Nilai DD (lulus >=
    4.0)
  • Nilai  PS (lulus
    >= 4.5, dan masing-masing komponen >= 4.0)
  • Konsistensi nilai DD (lulus, sedang dan sedang)
  • NGB =  (2 x 4.0 +
    2 x 4.0 + 4.5 + 4 + 4 )/7 = 28.5/7 = 4.071
  • Nilai Gabungan (lulus, NGB > 4.0, dimana 4.071 >
    4.0)


Saya
yakin, kalau melihat dua skenario tersebut diatas, terlihat bahwa untuk lulus,
 maka nilai NGB > 4.0, dan
karena faktor pembagi adalah 7
, maka nilai minimal nilai akhir yang harus
dicapai sebelum pembagian adalah 28.5,  maka saya yakin anda tahu apa yang
harus anda lakukan untuk lulus serdos 2014:
1. Kalau pendidikan, jabatan fungsional, dan golongan tidak
ada yang bisa anda lakukan dalam waktu dekat (kalau punya kepangkatan Lektor
keatas maupun Golongan III/A keatas dapat membantu nilai akhir), tetapi anda
dihadang oleh nilai TOEP, TPA dan Nilai DD).
2. Hal yang dapat anda lakukan adalah mengoptimalkan nilai
test TOEP dan TPA setinggi-tingginya, dengan
 target minimal score TOEP
adalah 46, dan score TPA adalah 45.
3. Membuat deskripsi diri yang sebaik-baiknya, setiap point
harus terisi dengan minimal 150 kata, jangan ada yang kosong. Santai saja, buat
dalam narasi upaya yang telah anda lakukan, fokus pada point kualitas
pengajaran, dan pengembangan ilmu/keahlian (jumlah bobot 28 + 34 = 62%), baru
kemudian pengabdian masyarakat, manajemen pengelolaan institusi dan kualitas
kegiatan mahasiswa (16 + 12 + 10 = 38%).
 Jangan ada point yang tidak
dijawab (tidak lengkap, tidak bisa dinilai, dan tidak ada nilai DD alias tidak
lulus)
.
Jika anda telah memiliki publikasi karya ilmiah internasional ataupun
terakreditasi nasional, maka capaian terkait dengan nilai DD rasanya tidak
berat, tetapi jika karya ilmiah anda hanya jurnal lokal atau prosiding lokal,
tentu saja lebih berat, Jelasnya lihat halaman 11-15 buku II serdos 2014. Saya
menyarankan kalau bisa fakta-fakta yang anda nyatakan pada deskripsi diri dapat
ditelusuri online. (
Contoh Deskripsi Diri untuk serdos, jangan dicopy paste,
pasti tidak lulus :), lihat bagian deteksi kemiripan DD.
4. Dan gerbang terakhir anda adalah Penilaian Perseptional
(karena anda diberi kesempatan menilai diri sendiri, mungkin ini memang
disiapkan untuk sebagai senjata untuk membantu kelulusan)
 dengan memperhatikan
faktor konsistensi (jangan DD rendah tetapi PS tinggi, atau DD tinggi tetapi PS
rendah, sama dengan tidak konsisten), jika dilihat dari nilai DD >= 4.0,
berarti minimal sedang, sehingga strategi anda adalah skenario DD sedang PS
tinggi, DD sedang PS sedang, DD tinggi PS tinggi.
Silakan download fileexcel untuk mensimulasikan Penilaian Perseptional. 


Kalau sudah lulus serdos, siapkan NPWP untuk kelancaran pembayaran tunjangan
serdos.



Penting!!!!

Pengisian CV dan deskripsi diri sebaiknya selesai dua hari sebelum batas akhir,
karena perlu diprint dan disahkan atasan dan pimpinan, kalau sampai last
minutes bisa tidak terkejar.
 Koordinasi sama atasan dan
pimpinan, minta dukungan mereka terkait jadwal. hubungan baik dengan atasan dan
pimpinan adalah kunci penting untuk lulus serdos.
Contohlembar pengesahan. 



Contoh 7langkah isian portofolio serdos, mulai dari validasi biodata, sampai
dengan upload lembar pengesahan.



Contoh Deteksi Kemiripan Deskripsi Diri ketika penilaian oleh Aksesor:


Apa yangdapat dilakukan Account PTU  atas isian serdos anda, sehingga menjadi persiapan kalau ada
hal-hal yang tidak diinginkan dapat minta bantuan ke admin PTU.



Akhir, siapkan segala sesuatu sekarang juga, karena biasanya jadwalnya ketat,
selamat bekerja.



Sumber : Hendra Soewarno/STIMIK IBBI.(
http://hsoewarno.blogspot.com/2014/01/tips-dan-triks-lulus-sertifikasi-dosen.html)
Hendra Soewarno, Dosen STMIK IBBI (0119067305): Tips dan Triks Lulus Sertifikasi Dosen (Serdos)

Selasa, 17 Juni 2014

TIPS LULUS PSIKOTES & TPA

Artikel ini terdiri dari beberapa topik yaitu tips lulus psikotes, contoh soal psikotes dan jawabannya serta cara mengerjakan soal psikotes. Sengaja saya bahas mengenai contoh soal psikotes ini dalam satu pembahasan agar dapat dengan mudah dipahami, sehingga diharapkan setelah Anda membaca dan mengerti cara mengerjakan soal psikotes masuk kerja ini, Anda dapat mempersiapkan dan melatih diri sebelum tes pesikotes diselenggarakan. Dengan demikian peluang Anda untuk lulus psikotes masuk kerja lebih besar.
Phsicology Test atau lebih sering disebut tes psikotest merupakan salah satu bagian dan tahap perektutan karyawan di banyak perusahan. Apakah perusahaan BUMN, perbankan (bank), TNI, Polri, cpns dan akademisi maupun perusahaan swasta seperti astra dan yang lainnya. Tujuan dari psikotes itu sendiri memiliki kesamaan diantaranya yaitu untuk mengukur aspek individu secara psikis. Psikotes juga dapat diaplikasikan kepada anak-anak maupun dewasa dan bisa berbentuk tertulis, proyektif, atau evaluasi secara verbal yang teradministrasi untuk mengukur fungsi atau kemampuan kognitif dan emosional seseorang.
Psikotes berbeda dengan tes potensi akademik (TPA), psikotes secara umum lebih kepada tes kepribadian. Jadi didalam penilaian psikotes tidak berdasarkan siapa yang paling pintar, karena bisa saja orang yang secara akademik tidak begitu pintar mengalahkan orang yang lebih pentar darinya dan lolos ujian psikotes. Hal ini sering terjadi, bahkan mungkin Anda pernah mengalaminya atau melihat orang lulusan perguruan tinggi terbaik belum bekerja atau diterima kerja di sebuah perusahaan karena selalu gagal dan tidak lolos psikotes.

Sungguh ironi melihat hal ini, namun inilah fakta yang sering terjadi dikalangan jobseekers atau pelamar kerja. Psikotes memang merupakan fenomena tersendiri bagi para pelamar kerja. Oleh karena itu saya ingin membantu dan akan memberikan beberapa tips mengerjakan soal psikotes dan cara agar lolos psikotes kepada Anda dan berharap Anda tidak lagi gagal dalam ujian psikotes.

Untuk contoh soal dan trik mengerjakannya silahkan Klik tautan di bawah ini,
1.Tips dan Trik Test TPA  
2. soal-tpa-gratis.pdf.html
3. TPA_bappenas_s2_s3_.pdf.html
4.Tes-Potensi-Akademik-TPA-.pdf.html

Semoga Bermanfaat 
( dikutip dari berbagai sumber )
 






Senin, 30 Desember 2013

Pendidikan Hebat

1. Murid yang hebat akan selalu memperhatikan kelebihan-kelebihan gurunya, dan guru yang hebat akan selalu memperhatikan kekurangan-kekurangan muridnya.
2. Guru yang mengakui kekurangannya pada murid-muridnya berarti ia telah mengajarkan kejujuran serta kebijaksanaan yang “membumi” pada saat itu juga.
3. Guru yang paling disukai murid-muridnya adalah guru yang selalu mampu menjawab segala pertanyaan-pertanyaan muridnya dengan jawaban sekaligus tindakan yang baik, benar, dan memuaskan pikiran serta hati murid-muridnya.
4.  Guru yg paling berhasil mendidik murid-muridnya adalah guru yg paling inspiratif. Ilmu dari seorang guru inspiratif akan dipahami murid-muridnya sebelum ia menyampaikannya.
5.  PELAJAR HEBAT itu tidak takut salah mencoba, tidak takut salah bicara, tidak takut atas segala atribut SALAH. Kalau masih takut salah, “SANG GURU KEHIDUPAN” TIDAK AKAN MEMBERIKAN HIKMAH DAN PENGALAMAN DI BALIK SEMUA PELAJARAN.
6.   Adakalanya orang pintar kalah dengan orang bodoh yang beruntung, tapi orang pintar sering beruntung daripada orang yang bodoh.
7.   Jangan bilang wanita itu “racun dunia” ataupun dgn sebutan kalimat-kalimat negatif lainnya. Setiap dilahirkan dari setiap wanita yaitu ibu kita, dialah satu-satunya wanita yg rela mengorbankan hidupnya untuk kita dan perhiasan terbaik dunia adalah istri sholehah, tentu wanita juga bukan…??
8.   Setiap perpisahan yg menyesakkan akan selalu diikuti dgn rindu yg syahdu, untuk itu aku tidak pernah menyesali akan setiap pertemuan.
9.   PUTUS CINTA pada hakikatnya mengajak kita mengalihkan hubungan dari percintaan yang egois dan mistis ini menjadi hubungan persaudaraan yang manis dan realistis.
10. Konskwensi mayoritas dari idealisme akan selalu membawa ke alam kesendirian, namun orang-orang hebat dan terdepan pada setiap masanya mayoritas berasal dari kaum idealis sejati.

Sabtu, 05 Oktober 2013

SENYUM SOPIR BAJAJ

Pak Marlen, sejak kecil dia hidup susah, namun tak pernah mengeluh. Dia membiayai sendiri sekolahnya dan untuk membayar kuliah dia bekerja sebagai petugas kebersihan di perusahaan properti. Siapa sangka, berkat kesabaran dan kerja kerasnya, Pak Marlan berhasil mencapai posisi manajer operasional.
Sekarang anak kampung itu mempunyai dua rumah mewah, dua mobil mahal, dan gaji besar. Namun, Pak Marlen  tetap rendah hati. Kesabarannya juga ditunjukkan saat menerima perjodohan. Meski dia menyadari bahwa wanita yang dinikahinya memiliki sifat tinggi hati, suka menuntut, gemar berkata kasar, egois, dan selalu membanggakan dirinya yang keturunan ningrat.

Walaupun malu terhadap orangtua, keluarga, tetangga, dan rekan kerja, Pak Marlen tetap sabar dengan bersikap selalu mengalah kepada istri.  Pak Marlen dan istri pun dikaruniai beberapa anak, namun kelakuan si istri masih saja kekanak-kanakan. Sebetulnya, Pak Marlen tidak keberatan dengan hobi istrinya yang senang berjalan-jalan ke luar negeri dan berbelanja, asalkan ada penghargaan terhadap dirinya.
 “Cobalah hargai aku sebagai suami. Kalau tidak bisa, setidaknya hargailah aku sebagai manusia,” ujar Pak Marlen.
Si istri tak peduli. Dia tetap berfoya-foyà dengan kekayaan yang dimilikinya. Kesabaran suaminya diterjemahkan si istri sebagai kepasrahan. Hingga badai itu datang. Perusahaan properti tempat Pak Marlen bekerja harus merampingkan karyawan, dan Pak Marlen termasuk dalam daftarnya. Uang pesangon ratusan juta rupiah langsung diambil alih si istri. “Aku akan pakai untuk bisnis rumah makan. Kau santai saja di rumah!” ujar istrinya.
Singkat cerita, tanpa pengalaman dan persiapan, si istri terperangah melihat usahanya berantakan dan uang habis begitu saja. Tapi gengsi sering kali membuat orang gelap mata. Dengan sangat berani, si istri menjual salah satu rumah dan mobilnya untuk berbisnis konveksi. Dia tergiur dengan tawaran sahabatnya yang bermukim di Hongkong. Pak Marlen tak berdaya mencegah, dalam keadaan panik istrinya gampang gelap mata.
Hasilnya tak jauh berbeda, modal usaha konveksi terkuras tanpa hasil. Ternyata sahabat yang begitu balk saat di SMA, kini menjadi penipu ulung. Si istri stres berat dan jatuh sakit. Sekarang giliran Pak Marlen yang menjual rumah dan mobil yang tersisa, namun bukan untuk berbisnis, melainkan untuk mengobati penyakit istrinya. Meskipun hatinya terluka, pria itu masih bersedia menyelamatkan istrinya, orang yang menghancurkan hidupnya.
 “Kini aku tidak punya apa-apa lagi,” ujar Pak Marlen pada suatu malam. Dia beserta istri dan anak-anaknya akhirnya mengontrak rumah petak yang sempit, sesak, dan panas. Tiap hari Pak Marlen menguras tenaga menjadi sopir bajaj. Hanya beberapa puluh ribu yang bisa dibawanya pulang. Semua anaknya yang sebelumnya belajar di sekolah terkenal dan mahal, dipindahkan ke sekolah yang lebih murah.


Namun, kesedihan justru tak tampak di wajahnya, Pak Marlen malah sering tersenyum. Bahkan dia semakin sering melucu dan tertawa lepas. Bukan, bukan karena dia menjadi gila, tapi karena dia merasa lebih bahagia. Mengapa dia bisa sebahagia itu? Kenapa tak ada beban di wajahnya?

Rupanya si istri telah insaf. “Aku minta maaf telah menghancurkan hidupmu. Aku yang bersalah. Sekarang, carilah wanita lain, nikahilah dia, supaya hidupmu bahagia!” ujar istrinya. Penyesalan itu tak hanya diucapkan sekali, tapi sudah tak terhitung keluar dan mulut si istri.
Pak Marten tidak marah, apalagi ingin membalas dendam. Dia menerima istrinya dengan hati lapang. Apalagi istrinya sudah berubah total, lebih taat beribadah, lebih santun, lebih peduli dengan keluarga. Bahkan keduanya menolak tawaran bantuan dan sanak saudara.

“Inilah kesempatan bagi kita untuk memperbaiki kekeliruan selama ini,” ujar Pak Marlen. Kondisi sulit menjadi pelajaran berharga bagi si istri. Dan di tengah keterpurukan itulah Pak Marlen justru merasa amat bahagia. Wajah murung yang selama ini menggelayut di mukanya hilang.  “Kebahagiaan ternyata tidak berbanding lurus dengan banyaknya harta, Meski kini tak punya apa-apa, aku mempunyai keluarga yang bahagia,” ujar Pak Marlen.
 “Hai orang-orang mukmin, sesungguhnya di antara isteri-isterimu dan anak-anakmu ada yang menjadi musuh bagimu, maka berhati-hatilah kamu terhadap mereka dan jika kamu memaafkan dan tidak memarahi serta mengampuni (mereka) maka sesungguhnya Allah Maha Penga mpun lagi Maha Penyayang.” (QS 64:14)

Oleh : Ukhti Nisa (Rumah Yatim Indonesia)

Jumat, 04 Oktober 2013

RENUNGAN HIDUP

RENUNGAN DALAM HIDUP

1. MANUSIA yang paling berbahaya adalah MUNAFIK.

②. SENJATA yang paling berbahaya adalah LIDAH.

③. KEBIASAAN yang paling merusak adalah MEREMEHKAN DOSA KECIL.

④. PERASAAN yang paling tidak berguna adalah DENGKI.

⑤. KEGAGALAN yang paling melumpuhkan adalah MALAS.

⑥. KONDISI yang terburuk adalah­ IMAN Yang LEMAH.

⑦. PAKAIAN yang paling indah di dunia adalah AKHLAK YANG MULIA.

⑧. SUKACITA yang terbesar adalah TERKABULNYA DOA.

⑨. PEKERJAAN yang paling memuaskan adalah AMAL YANG IKHLAS.

⑩. KOMPUTER yang paling hebat adalah AKAL Dan PIKIRAN .

⑪. ENERGI yang terbesar adalah IMAN YANG KUAT.

⑫. OBAT TIDUR yang paling mujarab adalah HATI YANG TENANG.

⑬. DUA KATA yang penuh kekuatan adalah SAYA BISA.

⑭. ASET yang TERBESAR adalah AMAL

⑮. ALAT KOMUNIKASI yang paling hebat adalah DO’A.
Loading...